Kenapa
orang-orang banyak ingin mengadu nasib di ibu Kota Jakarta, banyak yang ingin
tinggal dijakarta, dan juga banyak yang bangga kalau tinggal dijakarta. Apakah
motivasi mereka yang senang dan bahagia ketika tinggal dijakarta.
Disini
saya ingin membahas apa yang menjadi pemikiran saya hingga kini dan masih
menjadi pertanyaan kenapa orang-orang masih betah hidup dijakarta, kebanyakan
orang sudah pada tau bahwa kehidupan dijakarta itu keras dan penuh persaingan,
hingga yang punya potensi dan ijazah pun masih belum pasti bisa akan sukses
dijakarta.
Ini
ada beberapa alasan saya buat untuk jadi alasan kenapa harus tinggali Jakarta.
1. Jakarta
Macet
Kawan-kawan pasti tahu
tentang macetnya Jakarta, dari dulu hingga kini, dari Gubernur ganti gubernur
masih tetap aja macet. Katanya jalan tol adalah jalan bebas macet akan tetapi
dilapangan jalan tol juga tetap mengalami kemacetan.
Kemacetan Jakarta
menurut saya adalah kemacetan Negara ibu kota terhebat didunia, karena saya jarang sekali mendengar ibu kota
Negara-negara lain itu mengalami macet separah Jakarta, hingga Jakarta saya
rasa tidak layak menjadi ibu kota dan ditempati manusia, sungguh saying waktu
terbuang sia-sia dijalan hanya karena ingin berpergian atau hal apapun.
Hingga ini menjadi
alasan untuk warga Jakarta meninggali daerah macet ini, tidak ada lagi banyak
harapan dikota besar itu, waktu sudah terbuang sia-sia dijalan dan itupun tiada
pilihan yang harus ditempuh sebagai satu-satunya pilihan.
2.
Jakarta Banjir
Ini adalah salah satu
masalah yang nggak pernah usai dijakarta, siapapun presidennya, siapapun
gubernurnya banjir Jakarta pasti akan datang sesudah perayaan tahun baru. Ini
selalu menjadi acara tahunan warga kota Jakarta untuk berkemah diluar rumah
selama beberapa hari karena rumah tak layak huni karena kebanjiran.
Dan ini membuat saya
terheranan melihat komitmen tinggi dari warga kota ini, masih tetap setia
tinggal di Jakarta walaupun mereka mengalami kebanjiran setiap tahunnya, ntah
apa yang menjadi motivasi mereka sehingga setia untuk bertahan di kota Jakarta,
walaupun banjir ini jarang memakan korban akan tetapi ini cukup beresiko untuk
kita, apalagi kalau kita punya peralatan dirumah, sayang sekali barang-barang
mewah itu harus rusak bukan karena usia melainkan karena kebanjiran.
3. Jakarta
Membosankan
Apa yang menjadi
istimewa dari Jakarta, kita sibuk kerja pasti butuh waktu refresing untuk
jalan-jalan, dan kita ketahui bahwa kalau waktu liburan kebanyakan warga kota
itu meninggalkan Jakarta untuk berlibur ke puncak atau kedaerah pariwisata
lainnya yang tentunya itu pasti diluar Jakarta, karena kita ketahui bahwa
dijakarta itu kebanyakan tempat wisatanya itu bukan merupakan suatu objek
wisata asri dari alamnya yang indah melainakn objek wisata buatan yang sengaja
dijadikan objek wisata.
Tentunya kita ketahui
juga secara bersama bahwa kalau idul fitri itu Jakarta lengang dan sepi sekali
hingga tidak kenal kata macet, warga kota kebanyakan adalah warga daerah-daerah
pulau jawa atau pulau lainnya, intinya kebanyakan dari mereka bukanlah warga
asli lahir dan besar dijakarta, seolah-olah ada suatu rasa yang terlihat bahwa
ini ada suatu kebosanan mereka terhadap aktivitas yang serba rumit Jakarta.
Mungkin itu dulu yang
menjadi alasan saya mengapa warga Jakarta untuk pindah, karena Jakarta tidak
pantas untuk kita tempati, masih banyak kok daerah-daerah atau wilayah-wilayah
Indonesia yang tidak macet, tidak banjir, dan tidak membosankan itu, saya
katakana sekali lagi masih banyak diwilayah Indonesia ini.
.jpg)
3 hal itu saya rasakan mas, saya sebelumnya juga tidak ingin kerja di jakarta, tetapi karena saya ditugaskan di jakarta saya harus jalani itu, sumpah mas saya ga betah di jakarta
BalasHapus3 hal itu saya rasakan mas, saya sebelumnya juga tidak ingin kerja di jakarta, tetapi karena saya ditugaskan di jakarta saya harus jalani itu, sumpah mas saya ga betah di jakarta
BalasHapus