Selasa, 25 Maret 2014

Bagaiman Kalau Jokowi Menolak Jadi Capres ?



Ada suatu hal menarik yang selama ini menjadi pikiran bagi saya, yaitu tentang pencapresan Jokowi untuk menjadi Presiden Republik Indonesia.

Ada suatu hal yang menarik ketika Pak Jokowi diusung tokoh PDIP bu Mega menjadi Capres, yaitu mencium bendera merah putih dan mengatakan menerima apa yang telah diperintahkan Bu Mega.

Hal ini membuat saya agak tergelitik mainan politisi ini, seakan-akan mereka bermain dalam sinetron yang semuanya sudah di setting dari awal. Padahal jika pak Jokowi ketika itu menolak perintah Partai dan Bu Mega menjadi Capres dan tetap Komitmen untuk menjadi Gubernur Jakarta sampai selesai, maka saya pastikan pak jokowi adalah akan menjadi manusia setengah dewa.

Senin, 24 Maret 2014

Ini Bedanya PKS dengan Partai Lain



Ketika kita berbicara partai politik maka kita berbicara tentang proses transaksional, karena hampir semua proses partai politik berhubungan dengan transaksional, baik transaksional berupa materi ataupun berupa jasa, karena partai politik selama ini dipandang oleh masyarakat Indonesia adalah sebuah barang negative, hingga jika ada partai poitik maka masyarakat ingin mengambil keuntungan.
Tapi jika kita berbicara pada salah satu partai yang jelas pengkaderannya seperti Partai Keadilan Sejahtera (PKS) adalah sebuah partai yang kita ketahui memiliki kader-kader partai yang militansinya jangan ditanyakan ataupun diragukan, karena itu sudah dibuktikan dengan peningkatan, berbagai macam kegiatan pun yang dilakukan PKS selalu didukung sepenuhnya oleh Kadernya.

Minggu, 23 Maret 2014

Traktir Simpatisan di GBK, Gerindra Dituntut Pedagang Asongan



Menjelang perhelatan pesta politik yang akan diawali dengan pemilihan anggota dewan legislative april mendatang, setiap Parpol semakin gencar saja melakukan pendekatan-pendekatan terhadap masyarakat. Melalui kampanye terbuka, setiap Parpol berlomba-lomba untuk memperkenalkan diri sambil memanjakan telinga dan mata masyarakat dengan janji-janji yang muluk-muluk untuk kesejahteraan rakyat. Sebagai tambahannya, masyarakat disuguhi hiburan beragam, dari musik lagu-lagu popular hingga suguhan goyangan dangdut dengan liukan tubuh biduan mengisi panggung kampanye.

Rabu, 19 Maret 2014

Ternyata Johan Budi Pilih PKS



` Ada pertanyaan yang sedari dulu saya penasaran, ingin bertanya pada kalangan pimpinan danpegawai KPK.

Pertanyaan saya adalah mau pilih partai apa tanggal 9 april 2014?
Semua menjawab diplomasi bahkan banyak yang cuma senyam senyum sambil berlalu bilang rahasia dong.

"Kalau Abraham Samad menjawab, anda pilih partai apa?"
"Saya ikut pilihan partai anda saja lah (sambil tertawa)".

Jumat, 14 Maret 2014

Aher Deklarasi Nyapres di Bengkulu



Pada Jum’at (13/03) Tugu Pers Bengkulu dikejutkan dengan rombongan yang menghebohkan warga kota Bengkulu dengan mendeklarasikan mendukung Ahmad Heryawan sebagai Calon Presiden Republik Indonesia 2014-2019.

Terlihat massa dari berbagai macam seperti pendukung Persatuan Sepak bola Bandung (Persib), Garuda Keadilan (GK) Bengkulu, dan dari Paguyuban Sunda yang ada di Bengkulu ikut meramaikan  acara pendeklarasian Capres Aher Se-dunia.

Tepat pukul 16.33 Wib Deklarasi ini dimulai dengan berbagai macam Orasi disampaikan. Adalah Nasti yang merupakan Korlap Aksi menyampaikan bahwa Provinsi Bengkulu juga ikut mendukung Aher sebagai Presiden Indonesia, karena hari ini (Kemarin_red) adalah hari deklarasi Se-dunia mendukung Aher.

Warga Jakarta Ditipu Jokowi



Ada suatu hal yang bikin hati saya tergelitik, ketika PDIP menyampaikan dukungannya untuk pencapresan Jokowi sebagai Capres dari partai Banteng mata Merah ini. Kenapa tidak sebelumnya saya menulis tentang .akan tetapi itu semua salah, karena kemaren Jokowi resmi dijadikan Capres oleh Tokoh PDIP Bu Megawati Soekarno Putri.

Saya sempat terkejut juga ketika Jokowi resmi dicalonkan, karena Bapak ini baru satu tahun tinggal dijakarta, dan masalah Jakarta belum Beres udah berani mencalonkan dirri sebagai Presiden Indonesia, pertanyaannya adalah ? mau ngomong apa pak Jokowi dengan warga Kota Jakarta, cukupkah minta maaf dan bilang janji akan perbaiki Jakarta lebih serius kalau sudah jadi presiden ?.

Kamis, 06 Maret 2014

Sekarang Bukan Zamannya Golput

Golput adalah tidak sepakat dengan sistem berbangsa & bernegara yg diatur karena kita hidup bersama. Yang dirusak adalah sistem hidup bersamanya. Jadi kalau menyatakan alasan golput adalah untuk menghukum mereka para penjahat bangsa yg memanfaatkan demokrasi dgn licik, untuk merusak bangsa, maka pilihan golput ini adalah alasan yg keliru.

Karena dengan tidak ikut memilih, justru para penjahat bangsa malah semakin kuat. Inilah yg mereka inginkan. Karena kemenangan mereka semakin 'murah'. Sementara yg benar semakin lemah & lambat laun terlempar lagi dari sistem. Itulah yg diharapkan oleh para penjahat bangsa.

Lihatlah orang sehebat Yusril Ihza Mahendra, atau yang lainnya; yang memiliki kapabilitas, integritas dan siap menjadi Presiden akan selalu kekurangan suara. Karena orang2 yang baik malah kecewa dan meninggalkan gelanggang. Semantara orang2 para penjahat bangsa dengan cara licik dan memanfaatkan modal besar justru semakin mudah berkuasa.

Akhir Riwayat PKS (3 fakta yang harus direnungkan kader PKS)

sebenarnya sejak lama saya ingin menulis tentang masalah ini, namun saya khawatir jika tidak semua orang siap mengetahuinya. namun kemenangan demi kemenangan dalam setiap pilkada dan pilwalkot terus Allah berikan kepada PKS, dan insya Allah kemenangan itu juga Allah akan berikan kepada PKS di pemilu legislatif nanti.

ketika banyak kader PKS bergembira akan kemenangan yang beruntun pasca musibah besar yang menimpa PKS, maka hampir semua pertempuran politik dimenangkan oleh PKS.

namun izinkan saya memberikan sebuah fakta yang mungkin akan mencengangkan banyak kader PKS yang sebenarnya fakta ini sudah merupakan sunnatullah yang juga diisyaratkan dalam banyak ayat, namun ketiga euforiya kemenangan itu sedemikian besar maka umumnya sensitifitas dalam memfirasati zaman menjadi semakin mengendur, dan sinyal-sinyal Robbani makin "hilang sinyal" tertutup oleh percaya diri yang terus menerus.

ada 3 fakta dibalik setiap kemenangan ini yang perlu direnungkan oleh setiap kader PKS.
1. Pada setiap futuhat dalam dakwah selalu menghadirkan beban yang semakin berat.....

Hentikan Pikiran "Jangan Menunggu"

13 kata “JANGAN MENUNGGU” yg perlu dihindari:
 1. Jangan menunggu bahagia baru tersenyum, tapi tersenyumlah, maka kamu akan bahagia.
 2. Jangan menunggu kaya baru bersedekah, tapi bersedekahlah, maka kamu semakin kaya.
3. Jangan menunggu termotivasi baru bergerak, tapi bergeraklah, maka kamu akan termotivasi.
 4. Jangan menunggu dipedulikan orang baru kamu peduli, tapi pedulilah dengan orang lain! Maka kamu akan dipedulikan ….
5. Jangan menunggu orang memahami kamu. baru kamu memahami dia, tâÞi pahamilah orangitu, maka orang itu paham dengan kamu.

Rabu, 05 Maret 2014

Pelawak Jojon Akhirnya Tutup Usia

JAKARTA-- Innalillahi wa innaillaihi rojiun. Pelawak legendaris, Jojon meninggal dunia. Pria bernama asli Djuhri Masdjan ini meninggal di RS Premier Jatinegara, Jakarta Timur, pada Kamis (6/3), pukul 06.10 WIB.

''Kita telah kehilanggan pelawak yang selama ini sangat menghibur masyarakat. Semoga Almarhum diampuni dosa-dosanya dan diterima amal kebaikannya,'' ujar Narji Cagur saat dihubungi Republika, Kamis (6/3).

Menurut Narji yang mendapat informasi dari istri Jojon, Henny, mengabarkan bahwa suaminya meninggal karena sakit jantung dan asma yang dideritanya dan di rawat di rumah sakit sejak tiga hari lalu. Dan, saat ini masih berada di rumah sakit.

Rencananya, pada pukul 11.00 WIB, jenazah Jojon akan dibawa ke rumah duka di Jalan Puri Pangeran Nomor 3, Imperial Golf Estate, Sentul City, Bogor, Jawa Barat (Jabar) dan rencananya akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Kebon Pedes, Bogor, Jawa Barat (Jabar).

Hasil Akhir Pemilu Kota Padang

Pilkada Kota Padang putaran kedua yang berlangsung hari ini (5/3) dimenangkan oleh pasangan Mahyeldi - Emzalmi yang diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Demikian menurut hasil akhir quick count MIKA Research Center dan berdasarkan hasil C1 Kesbangpol Kota Padang.

Mahyeldi - Emzalmi unggul dengan 50,77 persen dalam quick count MIKA Research Center. Pesaingnya, Desri - James memperoleh 49,13 persen. Quick count dengan margin error 1 persen ini diselenggarakan atas kerja sama PadangTV.

Sedangkan menurut data yang diperoleh dari Kesbangpol Kota Padang, berdasarkan data C1 yang dikumpulkan dari 11 kecamatan, Mahyeldi - Emzalmi memperoleh 148.691 suara (50,23 persen) dan Desri - James memperoleh 147.312 suara (49,77 persen). [Danil S]

Sumber : Bersama dakwah

Selasa, 04 Maret 2014

Sepucuk Surat Buat Ukhti dan Terbalaskan (Part 3 Habis)



melaju kencang. Waktu itu bapak pasrah, tapi tiba-tiba ada yang mendorong bapak ke pinggir jalan. Lalu terdengar bunyi tabrakan. Bapak selamat, tapi orang yang menolong bapak itu tertabrak dan terlempar beberapa meter. Bapak buru-buru melihat penolong bapak itu sementara petugas lain langsung menghampiri dan membawanya ke Al Islam. Saat bapak saksikan, ternyata wajahnya sama dengan yang menjadi khatib Jum’at waktu itu. Dan… “
Bapak menarik nafas sejenak, tak ingin air mata yang mau menetes dari wajahnya itu diketahui anaknya, namun tetap saja, ada butiran yang mengalir pada akhirnya.
“Dan.. setelah bapak ingat kembali, wajah khatib muda penyelamat bapak itu mirip sekali dengan wajah lelaki yang tempo hari mengkhitbahmu, Ismiyanto…” lalu tangis Pak Iskadar tak tertahankan lagi, dia memeluk Putri erat.

Sepucuk Surat Buat Ukhti dan Terbalaskan (Part 2)



“Mbak boleh tau, siapa nama orang itu?”
“Namanya.. Is… Ismiyanto…”
“Hah, Ismiyanto?!”
“Iya, kenapa Mbak?”
“Taukah, bahwa Ismiyanto itu… adalah nama orang yang ingin mengkhitbahmu!!”
“Be.. benarkah, Mbak??” tutur Putri terbata, “ Ismiyanto yang dulu SMA sama dengan saya?”
Mbak Ira mengangguk.
“Yang dulu aktif di rohisnya?”
Kembali mbak Ira mengangguk, kini butir air mata mulai menetes dari matanya.
“Ya Allah… Allahuakbar… Allahuakbar… Allah… Allahuakbar…” takbir Putri terdengar lirih, Lantas dia beranjak dari kursinya dan memeluk Mbak Ira, menangis sedu sedan dalam dekapan hangat Mbak Ira.

Sepucuk Surat Buat Ukhti dan Terbalaskan (Part 1)



SATU
Putri sedang asyik membaca sebuah buku di bawah teduhnya naungan pohon beringin di taman sekolahnya saat jam istirahat, ketika Echa datang menghampirinya.
“Nih... lihat surat buat kamu!” sodor Echa di muka Putri sambil cengar-cengir.

Gadis kelas 10 itu menoleh kepada Echa, ditutuplah bukunya lantas menggeser posisi duduknya supaya Echa bisa duduk di bagian yang teduh di bawah bayangan pohon beringin itu.
            “Surat? Dari siapa?” tanya Putri polos...
            “Iiiyaa... ini surat balesan dari Ka’Is yang kamu taksir itu... masa kamu lupa?!!” ujar Echa sambil ngedipin mata.

Hasan Al-Banna : Jauhi 3 Penyebab Kekalahan

وَلَقَدْ كُنْتُ، وَمَا زِلْتُ أَقُوْلُ لِلْإِخْوَانِ فِيْ كُلِّ مُنَاسَبَةٍ أَنَّكُمْ لَنْ تُغْلَبُوْا أَبَدًا مِنْ
أ‌- قِلَّةِ عَدَدِكُمْ
ب‌- وَلَا مِنْ ضَعْفِ وَسَائِلِكُمْ
ت‌- وَلَا مِنْ كَثْرَةِ خُصُوْمِكُمْ
ث‌- وَلَا مِنْ تَآلُبِ الْأَعْدَاءِ عَلَيْكُمْ، وَلَوْ تُجْمِعُ أَهْلُ الْأَرْضِ جَمِيْعًا، مَا اسْتَطَاعُوْا أَنْ يَنَالُوْا مِنْكُمْ إِلَّا مَا كَتَبَ اللهُ عَلَيْكُم

وَلَكِنَّكُمْ تُغْلَبُوْنَ أَشْنَعَ الْغَلَبِ، وَتَفْقِدُوْنَ كُلَّ مَا يَتَّصِلُ بِالنَّصْرِ، بِسَبَبِ إِذَا
أ‌- فَسَدَتْ قُلُوْبُكُمْ
ب‌- وَلَمْ يُصْلِحِ اللهُ أَعْمَالَكُمْ
ت‌- أَوْ إِذَا تَفَرَّقَتْ كَلِمَتُكُمْ، وَاخْتَلَفَتْ آرَاؤُكُمْ

Senin, 03 Maret 2014

Download Lagu Shoutul Harokah Yang Baru, Keren Bingit !!!

Ini lagu baru dari Shoutul Harokah yang salah satu personilnya adalah Sekjen PKS Ust Taufik Ridho, yang lagu ini dinyanyikan ketika di Acara Apel Siaga di Kota Bandung, yang ingin Download lagunya ini link nya https://www.dropbox.com/sh/d9ecxsg0pd5bjsa/p9eLKeBgqa/KSI%2520mp3.mp3 jangan lupa untuk di Share dan Like ya

https://www.dropbox.com/sh/d9ecxsg0pd5bjsa/p9eLKeBgqa/KSI%2520mp3.mp3

3 Hikmah Kesuksesan dari Perang Khandak



Khandaq itu melegenda. Mulanya, muslimin akan dijepit oleh musuh dari dua kubu. Pasukan Ahzab yang terdiri dari kafir Quraisy dan kabilah-kabilah Ghatafan dari luar, serta Yahudi Madinah dari dalam. Dalam peta makar musuh, muslimin sudah pasti kalah. Muhammad mulia dan sahabat-sahabatnya akan hancur. Maka, monumentallah seorang Salman al-Farisi, sang pencari kebenaran dari Persia. Mulanya ia hanya penjaga api sesembahan, lantas berkelana hingga melewati Mosul, Asibin, Amuria dan sampailah di tanah diantara bebatuan hitam yang ditumbuhi kurma (Madinah).

Kemudian, Perang Parit (Khandaq) adalah bukti kecemerlangannya. Sebelum laga, ia mengelilingi kota bersama para mujahid lainnya. Hingga timbullah ide yang kemudian disampaikan kepada Nabi.

Nabi pun menerima usul brilian sang pencari kebenaran itu. Dibuatlah parit. sebuah strategi sangat baru yang belum pernah dijumpai dalam sejarah peperangan bangsa Quraisy. Maka, Salman, Nabi dan seluruh Mujahidin Madinah bersinergi padu dalam ketaqwaan guna mempertahankan tegak tingginya kalimat Allah di muka bumi.

Minggu, 02 Maret 2014

Dialog Ustadz dengan Pengamat tentang PKS

(-): “Stad, gimana ada caleg Syi’ah di PKS?”

(+): “Kalau betul, ya tinggal diganti. Kalau sudah jadi DPT, instruksikan jangan dipilih! Kalau kepilih juga, bisa di PAW!” 

(-): “Terus yang caleg non Muslim pegimane?”

(+): “Ya, kalau mudhorot lebih banyak. Lakukan hal yang sama! Selesai bukan?”

(-): “Iya sich. Tapi dengan kasus ini, saya makin gak suka PKS! Gak ada harapan!”

(+): “He he... ya monggo. Beragama saja tidak ada paksaan. Apalagi sekedar milih PKS! Kalau saya, malah jadi makin empatik untuk menyelamatkan PKS. Makin diserang, PKS makin terang!” 

Saya Ingin Keluar dari Tarbiyah (Part 2)

"Biarlah yang lain dengan urusan pribadi masing-masing. Ana akan tetap berjalan dalam dakwah ini. Dan hanya Allah saja yang akan membahagiakan ana kelak dengan janji-janji-Nya. Biarlah segala kepedihan yang ana rasakan jadi pelebur dosa-dosa ana", sang mad'u berazzam di hadapan murabbi yang semakin dihormatinya.

Sang murabbi tersenyum. "Akhi, jama'ah ini adalah jama'ah manusia. Mereka adalah kumpulan insan yang punya banyak kelemahan. Tapi di balik kelemahan itu, masih amat banyak kebaikan yang mereka miliki. Mereka adalah pribadi-pribadi yang menyambut seruan Allah untuk berdakwah. Dengan begitu, mereka sedang berproses menjadi manusia terbaik pilihan Allah."

"Bila ada satu dua kelemahan dan kesalahan mereka, janganlah hal itu mendominasi perasaan antum. Sebagaimana Allah ta'ala menghapus dosa manusia dengan amal baik mereka, hapuslah kesalahan mereka di mata antum dengan kebaikan-kebaikan mereka terhadap dakwah selama ini. Karena di mata Allah, belum tentu antum lebih baik dari mereka."

Saya Ingin Keluar dari Tarbiyah (Part 1)

Ustadz, dulu ana merasa semangat dalam dakwah. Tapi belakangan rasanya semakin hambar. Ukhuwah makin kering. Bahkan ana melihat ternyata ikhwah banyak pula yang aneh-aneh." Begitu keluh kesah seorang mad'u kepada murabbinya di suatu malam.

Sang murabbi hanya terdiam, mencoba terus menggali semua kecamuk dalam diri mad'unya. "Lalu, apa yang ingin antum lakukan setelah merasakan semua itu?" sahut sang murabbi setelah sesaat termenung.

“Ana ingin berhenti saja, keluar dari tarbiyah ini. Ana kecewa dengan perilaku beberapa ikhwah yang justru tidak islami. Juga dengan organisasi dakwah yang ana geluti, kaku dan sering mematikan potensi anggota-anggotanya. Bila begini terus, ana mendingan sendiri saja..." jawab mad'u itu.

Sang murabbi termenung kembali. Tidak tampak raut terkejut dari roman wajahnya. Sorot matanya tetap terlihat tenang, seakan jawaban itu memang sudah diketahuinya sejak awal.

Tujuan Bogor, Berhenti di Jakarta dan Jogja (Part 1)

ini Foto ketika ke Monas, BackGround Istana Negara
Kisah saya ini diawali dengan pengalaman pertama kali naik pesawat terbang, yang ketika itu saya umur 22 baru perdana naik pesawat, dalam rangka acara mahasiswa Se-indonesia di Kampus Institut Pertanian Bogor, yang keberangkatan kami sebenarnya H-2 dari acara dan memang kami sengaja untuk pergi lebih awal karena kami ingin menginap dijakarta untuk satu malam.
Ketika sampai di Bandara Soekarno-Hatta, kami naik bis bandara menuju Slipi, karena tujuan kami dijakarta adalah ke tempat kosan kawan yang dulunya satu kampus dengan saya. Ketika beberapa jam diperjalanan, ternyata kami sudah kelewatan hingga kami harus naik angkot untuk pergi kekampus Bina Nusantara karena kosan kawan saya itu dekatan dengan kampus Binus ini.
Akhirnya kami sampai ditempat mas bayu, orangnya baik banget, kami baru sampai disediakan kosan sebelah karena kosan yang ia diami sudah penuh, maklum karena ia tinggal berdua dengan pamannya. Hingga kami mendiam kosan disebelahnya dengan gratis karena sebelumnya mas bayu melobi ibu kos untuk kami tinggal dalam satu malam.

Sabtu, 01 Maret 2014

Wakaporli Mundur Karena Jilbab Polwan kah ?

Komjen Oegroseno sudah lengser dari jabatannya sebagai Wakapolri. Ia digantikan dengan Komjen Badrodin Haiti yang sebelumnya menjabat sebagai Kabaharkam Mabes Polri.

Isu bermunculan ketika Oegroseno lengser dari jabatannya, yakni permasalahan Telegram Rahasia (TR) tentang pengenaan jilbab bagi Polwan muslimah yang ingin memakainya. Ketika baru menjadi Kapolri, Jenderal Sutarman mengizinkan kepada Polwan yang ingin berjilbab, namun tidak lama kebijakan untuk jilbab polwan itu ditunda.

''Tidak ada hubungannya dengan jilbab Polwan,'' kata Komisioner Kompolnas, Edi Saputra Hasibuan, Jumat (28/2), dikutip dari Republika.

Edi melanjutkan, Oegroseno diganti karena memang sudah waktunya untuk pergantian. Pasalnya, pada bulan ini (Ferbuari), Oegroseno tepat berumur 58 tahun, dalam artian pensiun.

Kisah Menarik Antara Mie Instan dan Cinta

Maksud hati membantu suami menambah penghasilan, namun anak justru menjadi korban. Kejadian di tahun 2012 ini dialami oleh Er (32 tahun), akibat kerap meninggalkan buah hatinya yang masih kecil, Hil (6 tahun) mengalami usus bocor dan bahkan membusuk hingga harus dipotong. Rupanya tiap hari Hil hanya menyantap mie instan karena di rumah tak ada orang yang memasakkan makanan untuknya.

Ini karena Er sibuk bekerja mencari uang untuk keperluan keluarga. Kisah lainnya adalah tentang seorang suami yang terkena kanker kelenjar getah beningnya. Ia berobat selama hampir satu tahun di Singapura, dan telah menghabiskan biaya lebih dari Rp 1 milyar pada tahun 1996 sampai 1997.
Walaupun biaya tersebut ditanggung perusahaan namun jelas itu jumlah yang tidak sedikit. Setelah mendapatkan serangkaian pemeriksaan oleh dokter, kanker tersebut muncul akibat dia mengkonsumsi mie instan plus kornet selama 4 tahun terus menerus setiap hari. Hal itu dilakukan dengan alasan karena istrinya sibuk kerja, sehingga tidak sempat memasak di rumah. Menurut keterangan dokter, penyebab utama adalah pengawet yang ada di dalam mie instan dan kornet tersebut.

Sepasang Sandal untuk Antum Akh


Hujan turun dengan derasnya. Awan gelap yang menggelayut diatas langit gedung DPRD Kabupaten Bekasi di kompleks perkantoran Pemda kabupaten Bekasi itu, seolah memberi isyarat bahwa hujan tak ingin cepat berhenti. 

Penulis duduk tersandar diselasar gedung, selepas menunaikan tugas-tugas rutin digedung wakil rakyat mendampingi kader-kader terbaik Dakwah berjuang diranah siyasi, sembari memandang tetesan air yang menari kegirangan seolah merayakan pendaratannya dibumi.

Keharusan Aktivis Dakwah untuk Membaca

Sejarah islam ditulis dengan hitamnya tinta para Ulama dan Merah darahnya para syuhada, seperti itulah Ust Abdullah Azzam menggambarkan bahwa tentunya sejarah itu bisa diketahui oleh orang lain ketika ada bukti otentik berupa tulisan, sehingga itu akan menjadi bukti sejarah untuk diketahui oleh semua orang dimasa yang akan datang.
Tapi sebelum menulis, ada kalanya kita harus punya refrensi untuk menjadi penguat bagi tulisan kita, yang dalam hal ini adalah dengan membaca buku, ingatkah kita semua ketika Nabi Muhammad mendapatakan Wahyu yang didatangi oleh Malaikat Jibril yang pada saat itu Nabi di suruh oleh malaikat Jibril untuk Membaca Al-Qur’an, yang pada saat itu kita ketahui bahwasanya Beliau tidak bisa membaca, Hingga Malaikat pun terus mengulang kata-kata “Iqra, …Iqra….Iqra…”.

Kenapa Nggak Boleh Minum Berdiri ?

MINUM sambil berdiri menyebabkan gangguan pada ginjal dan saluran air kencing. Jika kita sedang kehausan, maka jalan terbaik untuk meredakannya adalah dengan sesegera mungkin meminum air putih. Namun, tahukah kalian, bagaimana cara terbaik untuk minum air itu?

Yang terbaik adalah sambil duduk. Sehaus apapun, usahakan saat meminum air dengan duduk, jangan berdiri. Mengapa? Karena dengan minum sambil duduk, maka banyak energi positif yang akan didapatkan terutama untuk kesehatan. Karena itu, walaupun sangat kehausan, minumlah dengan cara duduk, bukan berdiri.

Berikut ini penjelasan secara medis dan akupunktur, kenapa minum itu dianjurkan duduk. Tubuh manusia memiliki jaringan penyaring (filter). Ada yang menyebutnya filter penyaring itu dengan nama sfringer, yaitu suatu struktur maskuler (berotot) yang bisa membuka (sehingga air kemih bisa lewat) dan menutup. Setiap air yang kita minum akan disalurkan pada pos-pos penyaringan yang berada di ginjal.

Berpolitik Dengan Cinta Ala Anis Matta

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta menilai, sederet persoalan politik dan hukum yang terjadi di tanah air belakangan ini, akibat kurangnya para elite menghadirkan rasa cinta dalam berpolitik. Terlebih lagi, PKS yang kerap kali difitnah.
Anis mengaku prihatin dengan kondisi politik yang bertolak belakang dengan harapan masyarakat saat ini. Di mana, para elite saling jegal dan saling serang demi tujuan tertentu.
“Praktik pembunuhan karakter dan tindak zalim lainnya menyebabkan komponen bangsa yang seharusnya bersatu, justru tercerai-berai,” kata Anis kepada merdeka.com, Sabtu (13/4).
Anis beranggapan, dalam politik yang terjadi sekarang, selalu ada saja pihak yang tidak menghendaki segenap komponen bangsa bersatu. Karenanya, mereka selalu menghadirkan kebencian di tengah masyarakat. Hal ini dirasakan mantan wakil ketua DPR ini saat partainya dituding sebagai partai yang anti tahlil dan ziarah ke makam.
“Menyimpulkan PKS menentang tahlil dan ziarah adalah keliru besar. Mereka ini terus menyebar kebencian,” imbuhnya.
 

Page Views

Subscribe via Email
Flag Counter

Histats

About