Ada suatu hal yang bikin
hati saya tergelitik, ketika PDIP menyampaikan dukungannya untuk pencapresan
Jokowi sebagai Capres dari partai Banteng mata Merah ini. Kenapa tidak
sebelumnya saya menulis tentang .akan tetapi itu semua salah, karena kemaren
Jokowi resmi dijadikan Capres oleh Tokoh PDIP Bu Megawati Soekarno Putri.
Saya sempat terkejut
juga ketika Jokowi resmi dicalonkan, karena Bapak ini baru satu tahun tinggal
dijakarta, dan masalah Jakarta belum Beres udah berani mencalonkan dirri
sebagai Presiden Indonesia, pertanyaannya adalah ? mau ngomong apa pak Jokowi
dengan warga Kota Jakarta, cukupkah minta maaf dan bilang janji akan perbaiki Jakarta
lebih serius kalau sudah jadi presiden ?.
Menurut saya tugas
seorang Presiden itu bukan hanya mengurus Ibu Kota saja, karena ruang kerjanya
luas sekali mencakup seluruh pelosok Indonesia, dan jika pak Jokowi janji akan
benahi lebih serius ketika jadi Presiden, berarti apa gunanya system Otonomi
daerah yang dimana setiap daerah terdapat Gubernur yang bertaggung jawab
terhadap masalah kesejahteraan masyarakatnya.
Kalau saya menjadi
pemilih diindonesia, nggak bakalan milih orang yang belum terbukti kerjanya,
dan massa jabatannya belum selesai udah mau jadi Presiden, gimana mau milih
coba, kalau belum terbukti, dan mungkin ini akan bikin ragu para warga, yang menjadi
pertanyaan warga adalah apakah jokowi benar-benar mau perbaiki Jakarta atau
hanya menjadi batu loncatan untuk mencapres ketika Pemilu.
Padahal saya orang yang
senang ketika jokowi terpilih menjadi Gubernur Jakarta, karena ketika kampanye
beliau menytakan tidak akan mencalonkan diri sebagai Capres pada Pemilu 2014,
dan saya melihat Pak Jokowi ini memang serius akan memperbaiki Jakarta,
ternyata saya ‘tertipu” rayuan manis Pak Jokowi ini, karena Jakarta dimanfaatkan
sebagai Batu Loncatan pak jokowi.

0 komentar:
Posting Komentar