Rabu, 26 Februari 2014

Masih Betah Tinggal Dijakarta ?



Kenapa orang-orang banyak ingin mengadu nasib di ibu Kota Jakarta, banyak yang ingin tinggal dijakarta, dan juga banyak yang bangga kalau tinggal dijakarta. Apakah motivasi mereka yang senang dan bahagia ketika tinggal dijakarta.
Disini saya ingin membahas apa yang menjadi pemikiran saya hingga kini dan masih menjadi pertanyaan kenapa orang-orang masih betah hidup dijakarta, kebanyakan orang sudah pada tau bahwa kehidupan dijakarta itu keras dan penuh persaingan, hingga yang punya potensi dan ijazah pun masih belum pasti bisa akan sukses dijakarta.
Ini ada beberapa alasan saya buat untuk jadi alasan kenapa harus tinggali Jakarta.

1.      Jakarta Macet
Kawan-kawan pasti tahu tentang macetnya Jakarta, dari dulu hingga kini, dari Gubernur ganti gubernur masih tetap aja macet. Katanya jalan tol adalah jalan bebas macet akan tetapi dilapangan jalan tol juga tetap mengalami kemacetan.
Kemacetan Jakarta menurut saya adalah kemacetan Negara ibu kota terhebat didunia,  karena saya jarang sekali mendengar ibu kota Negara-negara lain itu mengalami macet separah Jakarta, hingga Jakarta saya rasa tidak layak menjadi ibu kota dan ditempati manusia, sungguh saying waktu terbuang sia-sia dijalan hanya karena ingin berpergian atau hal apapun.
Hingga ini menjadi alasan untuk warga Jakarta meninggali daerah macet ini, tidak ada lagi banyak harapan dikota besar itu, waktu sudah terbuang sia-sia dijalan dan itupun tiada pilihan yang harus ditempuh sebagai satu-satunya pilihan.
2.        Jakarta Banjir
Ini adalah salah satu masalah yang nggak pernah usai dijakarta, siapapun presidennya, siapapun gubernurnya banjir Jakarta pasti akan datang sesudah perayaan tahun baru. Ini selalu menjadi acara tahunan warga kota Jakarta untuk berkemah diluar rumah selama beberapa hari karena rumah tak layak huni karena kebanjiran.
Dan ini membuat saya terheranan melihat komitmen tinggi dari warga kota ini, masih tetap setia tinggal di Jakarta walaupun mereka mengalami kebanjiran setiap tahunnya, ntah apa yang menjadi motivasi mereka sehingga setia untuk bertahan di kota Jakarta, walaupun banjir ini jarang memakan korban akan tetapi ini cukup beresiko untuk kita, apalagi kalau kita punya peralatan dirumah, sayang sekali barang-barang mewah itu harus rusak bukan karena usia melainkan karena kebanjiran.
3.      Jakarta Membosankan
Apa yang menjadi istimewa dari Jakarta, kita sibuk kerja pasti butuh waktu refresing untuk jalan-jalan, dan kita ketahui bahwa kalau waktu liburan kebanyakan warga kota itu meninggalkan Jakarta untuk berlibur ke puncak atau kedaerah pariwisata lainnya yang tentunya itu pasti diluar Jakarta, karena kita ketahui bahwa dijakarta itu kebanyakan tempat wisatanya itu bukan merupakan suatu objek wisata asri dari alamnya yang indah melainakn objek wisata buatan yang sengaja dijadikan objek wisata.
Tentunya kita ketahui juga secara bersama bahwa kalau idul fitri itu Jakarta lengang dan sepi sekali hingga tidak kenal kata macet, warga kota kebanyakan adalah warga daerah-daerah pulau jawa atau pulau lainnya, intinya kebanyakan dari mereka bukanlah warga asli lahir dan besar dijakarta, seolah-olah ada suatu rasa yang terlihat bahwa ini ada suatu kebosanan mereka terhadap aktivitas yang serba rumit Jakarta.


Mungkin itu dulu yang menjadi alasan saya mengapa warga Jakarta untuk pindah, karena Jakarta tidak pantas untuk kita tempati, masih banyak kok daerah-daerah atau wilayah-wilayah Indonesia yang tidak macet, tidak banjir, dan tidak membosankan itu, saya katakana sekali lagi masih banyak diwilayah Indonesia ini.

2 komentar:

  1. 3 hal itu saya rasakan mas, saya sebelumnya juga tidak ingin kerja di jakarta, tetapi karena saya ditugaskan di jakarta saya harus jalani itu, sumpah mas saya ga betah di jakarta

    BalasHapus
  2. 3 hal itu saya rasakan mas, saya sebelumnya juga tidak ingin kerja di jakarta, tetapi karena saya ditugaskan di jakarta saya harus jalani itu, sumpah mas saya ga betah di jakarta

    BalasHapus

 

Page Views

Subscribe via Email
Flag Counter

Histats

About